Berita
Tembus Kancah Internasional, Tiga Dosen PIAUD STAI Al Hidayah Tasikmalaya Jadi Presenter di ICTL 202
TASIKMALAYA – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (Prodi PIAUD) STAI Al Hidayah Tasikmalaya kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Tiga dosen terbaiknya sukses berpartisipasi sebagai presenter dalam ajang bergengsi 4th International Conference on Teaching and Learning 2026 (ICTL 2026) yang diselenggarakan oleh Kampus Universitas Terbuka secara hybrid di Tangerang Selatan pada Rabu, 13 Mei 2026.
Ketiga dosen tersebut adalah Dr. Tetin Nurfitri, M.Pd., Santi Nisfi Anggraeni, M.Pd., dan Iis Sintiani, M.Pd. Dalam konferensi internasional ini, mereka membawa hasil riset mendalam yang mengangkat kearifan lokal Tasikmalaya, khususnya kebudayaan dan pola asuh di Kampung Naga, ke panggung dunia.
Ketua Prodi PIAUD STAI Al Hidayah Tasikmalaya, Nia Kurniasih, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian ini. Keikutsertaan para dosen dalam forum ilmiah internasional membuktikan komitmen prodi dalam meningkatkan kualitas mutu akademis dan daya saing global.
Angkat Kearifan Lokal Kampung Naga ke Forum Dunia
Dalam konferensi tersebut, ketiga presenter memaparkan judul penelitian yang berfokus pada pendidikan anak usia dini berbasis kebudayaan lokal:
- Dr. Tetin Nurfitri, M.Pd. mempresentasikan makalah berjudul “Nurturing Early Childhood Character Through Indigenous Wisdom in Kampung Naga”. Penelitian ini mengupas tuntas bagaimana nilai-nilai kearifan lokal di Kampung Naga dapat membentuk karakter positif pada anak sejak usia dini.
- Santi Nisfi Anggraeni, M.Pd. membawakan materi bertajuk “Socio-Cultural Ecosystems: Ethnopedagogical Perspectives on Early Childhood Sociality in Kampung Naga”. Ia membedah ekosistem sosial-budaya setempat dari sudut pandang etnopedagogi dalam memengaruhi interaksi sosial anak.
- Iis Sintiani, M.Pd. memaparkan risetnya yang berjudul “Ethnopedagogical Manifestation: Tradition-Based Parenting Patterns in Early Childhood in Kampung Naga Tasikmalaya”. Fokus utamanya adalah manifestasi etnopedagogi pada pola asuh tradisional masyarakat Kampung Naga dalam mendidik anak-anak mereka.
Pencapaian ini sejalan dengan visi utama STAI Al Hidayah Tasikmalaya, yaitu #Unggul, Islami, Tafaqquh Fid-dien. Dengan menembus kancah internasional melalui riset-riset berbasis kearifan lokal, Prodi PIAUD tidak hanya berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan global, tetapi juga melestarikan serta memperkenalkan nilai-nilai luhur budaya Indonesia kepada dunia luar.
Komentar
Terdapat 0 Komentar untuk post ini
Pemberitahuan
Belum ada komentar untuk post ini